Nandini menemui Rani. Tuan Khana meninggal. Nandini bertemu dgn anaknya Tuan Khana (Tamanna)
Meethi terharu melihat Rani, ia duduk disamping tempat tidur dan membelai kepala Rani. Rani pun membuka mata.
Rani: Ibu Meethi darimana saja?
Meethi: Bagaimana perasaanmu? Ibu pergi ke kuil mendo'akan kesembuhanmu.
Rani: Mulai sekarang jangan pernah tinggalkan aku lagi. Aku takut karena seseorang berusaha menyakitiku.
Meethi menutup mulut Rani dengan tangannya.
Meethi: Tidak perlu cemas, sekarang ibumu ada bersamamu.
Rani: Aku ingin pulang.
Meethi: Kau harus sembuh dulu, baru bisa pulang.
Ekadish: Menantu, aku ingin ke kuil untuk mengucapkan terimakasih kepada Dewa.
Damini: Nani juga ingin pergi ke tempat Manthan Mai, semua kebaikan ini bisa terjadi hanya karena berkat darinya. Nani ingin membagikan manisan di kampung kita. Semua orang pasti sudah berdo'a untuk Rani.
Meethi mengangguk.
Meethi: Beristirahatlah
Rani tersenyum.
Nandini berdo'a di kuil dalam rumah sakit.
Nandini: Aku bahkan tidak tau bagaimana cara meminta maaf atas semua yang terjadi.
Ekadish: Dewa tidak akan memaafkan semua perbuatanmu.
Nandini: Ya. Aku tidak pantas dimaafkan tapi, aku tidak akan mengulangi kesalahanku lagi. Aku ingin memulai kehidupanku sekali lagi. Aku sudah berbuat jahat kepada putriku. Aku ingin minta maaf padanya.
Aakash: Rani tidak akan pernah memaafkanmu. Hari ini Rani bisa bertahan hidup hanya karena Meethi. Kau telah menjadi musuh putrimu sendiri. Kau tidak akan bisa membayangkan apa yang telah dilalui Rani dalam 2-3 hari terakhir ini.
Ekadish: Kau adalah seorang penyihir. Kau ini bukan seorang ibu.
Nandini: Aku memang bersalah. Kumohon izinkan aku menemui putriku sekali saja.
Ekadish: Tidak! Tidak. Jangan nak, jangan.
Aakash: Aku juga tidak mengizinkannya,
Meethi: Rani, kau mau bicara dengan ibumu sekali saja?
Rani: Tidak mau. Dia bukan ibuku, kau ibuku.
Meethi: Nandini sangat menyayangimu.
Rani: Aku tidak ingin bertemu Chameli. Dia sangat jahat. Dia sudah melakukan kesalahan kepadamu.
Meethi melihat Nandini sedang mengintip dari luar. Nandini berjalan meninggalkan kamar Rani.
Meethi: Nandini, kau mau pergi kemana? Temuilah Rani.
Meethi membawa Nandini masuk kedalam.
Meethi: Rani, ibumu ingin bicara denganmu.
Rani: Tidak mau. Aku tidak ingin bicara dengannya.
Meethi: Rani, semua orang bisa melakukan kesalahan. Ibumu juga bisa melakukan kesalahan. Dia sudah mengakui kesalahannya. Orang yang baik selalu memaafkan kesalahan orang lain.
Rani: Tidak mau. Aku tidak akan pernah memaafkan kesalahannya.
Meethi: Kau juga pernah melakukan kesalahan. Ibumu juga memaafkan kesalahanmu bukan?
Rani: Tapi bu..

Belum ada tanggapan untuk "Nandini menemui Rani. Tuan Khana meninggal. Nandini bertemu dgn anaknya Tuan Khana (Tamanna)"
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.