loading...
loading...
NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV Karena terpotong Jeda/ Durasi
** Jika Sinopsis Kurang atau lebih dari penayangan di ANTV silahkan melihat Sinopsis episode sebelum atau selanjutnya :) Terima Kasih
Sinopsis Anandhi Episode 1676 – Rumah Sakit Jaitsar Diserang, Gara-Gara Anandhi Anoop Marah Besar
Kakek : biar aku yang akan melakukannya dan akan menambahkan kali mirchi.
Kakek menyimpan panci di kompor gas dan meletakkan teh di dalamnya. Dia akan menyalakan kompor, saat itu Ira datang dan berteriak kepadanya.
Ira : AYAH
Kakek merasa terkejut. Meenu, Subhadra dan Alok datang kesana.
Ira : kompor gasnya menyala.
loading...
Kakek : Hidungku tertutup jadi aku tidak mencium apa-apa
Subhadra memeluk kakaknya.
Subhadra : Aku akan mati jika terjadi sesuatu pada kakak.
Anoop : siapa yang menyimpan kompor itu?
Ira : Anandi melakukannya secara tidak sengaja.
Subhadra : kita harus berbicara dengannya. Siapa pun pasti sudah mati.
Anoop : buaji benar.
Sinopsis Anandhi Episode 1676. Lal Singh mengoperasi Chetan. Chetan mulai melemah dan jantungnya berhenti berdetak. Mereka mencoba menghidupkannya kembali. Jantungnya mulai berdetak lagi tapi kemudian Chetan meninggal. Mereka mencoba menghidupkannya kembali tapi gagal.
Lal Singh dan Ganga kaget.
Subhadra datang ke kamar Anandi dan melihat dia tidur
Kakek : kita akan berbicara dengannya nanti.
Subhadra membangunkannya. Subhadra meneriakinya karena telah membahayakan nyawanya dalam kehidupan kakaknya
Ira : susu ada di kompor dan kompor menyala. Untung saja ayah selamat.
Anandi kaget dan heran ia terus menyalakan kompor gas.
Subhadra : Kami sedang tidak bercanda.
Anandi : aku tidak bersungguh-sungguh. Maksudku bagaimana aku bisa melakukan kesalahan besar. Aku ingat tidak melakukan kesalahan apapun.
Subhadra : kami tidak ingin memarahimu tapi kau harus mengurus tanggung jawab rumah dengan aman.
Anandi bangun dari tempat tidur dan keluar dari kamar.
Subhadra : basam ini menunjukkan efeknya. Anandi akan segera diusir dari rumah. Aku harus mengawasi Anandi.
Lal Singh dan Ganga keluar dari ruang operasi.
Ayah Chetan : Kau adalah dokter yang mengoperasi anakku saya tanpa persetujuanku.
Lal Singh : kondisi putramu sangat penting.
Ayah Chetan : aku ingin bertemu anakku.
Lal singh : Kami tidak bisa menyelamatkan Chetan.
Mahendra Singh terkejut dan mengancam untuk membakar rumah sakit.
Lal Singh meminta mereka untuk mengerti. Mahendra Singh dan anak buahnya mulai menyerang rumah sakit. Gangga memanggil Polisi dan memberitahu mereka. Mahendra Singh memukul Lal Singh. Ganga mencoba beralasan dengan mereka mengatakan bahwa Chetan dibawa dengan keadaan kritis oleh teman-temannya. Mereka tidak memiliki pilihan lain selain mengoperasinya. Mahendra Singh mendorong Ganga dan dia jatuh pada Jagdish. Jagdish marah dan menghentikan Mahendra Singh untuk memukul Lal Singh.
Jagdish : rumah sakit ini adalah milikku dan aku sedih dengan cara berfikirmu. Kau tidak berhak mengeluarkan kemarahanmu pada stafku. Mereka mencoba menyelamatkannya. Kalian tetaplah tenang.
Mahendra Singh : Aku kehilangan seorang putera, aku akan menyakiti kalian.
Polisi datang dan meminta mereka untuk berhenti berteriak. Mahendra Singh memintanya untuk menangkap Jagdish, Lal Singh dan Gangga.
Inspektur : kami akan melakukan tugas kami dan kalian harus bekerja sama dengan kami.
Mahendra Singh mengancam Jagdish
Gangga pulang.
Gehna : kamu datang lebih awal Anoop meminta Meenu untuk menyimpan album lama dengan baik Mereka berbicara tentang keterikatan emosional mereka dengan album tersebut.
Nenek terkejut mengetahui kematian Chetan dan Mahendra bereaksi terhadap kematiannya.
Gangga : Aku merasa tidak enak saat kami berusaha menyelamatkannya tapi gagal.
Nenek : itu adalah kehendak dewa. Kalian sudah mencoba yang terbaik.
Gehna : kalian sudah menyelamatkan banyak orang.
Sinopsis Anandhi Hari ini. Nandu membawa air untuknya.
loading...
Gangga : Pak dokter dan Lal Singh berada di rumah sakit.
Anandi membawa Bhel untuk Meenu dan Anoop. Dia melihat albumnya.
Meenu : ini sudah sangat lama, Anandi bawa ini ke kamar.
Anoop memintanya untuk menyimpannya di sana sendiri.
Meenu : Anandi tidak ceroboh.
Anoop memberi album itu kepada Anandi dengan keraguan.
Anandi : Aku akan mengembalikannya dengan aman.
Anandi datang ke kamarnya dan melihat album foto. Dia merasa panas dan menambah volume kipas. Dia mendapat telepon Shiv yang meminta dia untuk menyimpan arsipnya dalam penelitian. Dia keluar dari ruangan. Semua foto tertiup oleh kipas angin. Anoop melihat salah satu foto di lantai dan merasa terkejut
BACA SELANJUTNYA
loading...
Belum ada tanggapan untuk " Sinopsis Anandhi Episode 1676 - Rumah Sakit Jaitsar Diserang, Gara-Gara Anandhi Anoop Marah Besar"
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.