loading...
loading...
INDIA SINOPSIS- Sinopsis Serial Anandhi ANTV Episode
RITUAL BUDAYA DAN TRADISI PERNIKAHAN SEBELUM MENIKAH
Di INDIA
Upacara Shagun
Pertama-tama dalam melakukan hindu marriage mereka melakukan upacara Shagun. Sama saja dengan tradisi di Jakarta, orangtua termasuk ibu dari pihak pria datang menyambangi calon wanita. Ibu pihak pria akan membawakan hadiah berupa baju, sepatu, bahan pangan utama seperti beras, kacang-kacangan
Upacara Mangni
Acara berikutnya adalah upacara Mangni, upacara yang dilakukan setelah upacara Shagun ini umumnya dilakukan di rumah keluarga wanita juga. Upacara Mangni adalah proses bertukar cincin. Budaya dan tradisi tukar cincin akan disaksikan seluruh keluarga.
Upacara Mehndi
Setelah itu upacara Mehndi, Wanita akan dipakaikan mehndi, proses ini bertujuan untuk menghias tangan dan kaki mempelai wanita. Upacara Mehndi diselenggarakan
RITUAL BUDAYA DAN TRADISI PERNIKAHAN MENJELANG HARI PERNIKAHAN
Pesta menari pun digelar sebelum hari pernikahan. Pelaksanaan dilakukan baik dirumah calon pengantin wanita dan pria secara terpisah. Orangtua atau anggota keluarga yang dituakan biasanya memberikan doa pemberkatan untuk pernikahan anak mereka. Ada juga doa untuk kebahagiaan rumah tangga sang anak. Proses ini tentu sangat terasa haru. Ada juga tarian dari teman-teman terdekat dan saudara sepupu yang isinya godaan-godaan karena saudara mereka sudah berhasil menikah lebih dulu. Biasanya ini ada paling terakhir dan semua akan terasa kembali ceria. Setelah upacara ini calon pengantin pria dan wanita tidak saling bertemu sampai upacara pernikahan berlangsung.
loading...
UPACARA PERNIKAHAN
Upacara pernikahan dimulai setelah mempelai pria hadir di tempat pernikahan, sebagian menggunakan rumah wanita untuk jadi tempat upacara pernikahan. Iringan musik akan menemani keluarga pria, musik dan tarian ini disebut Baraat. Lalu keluarga wanita akan menyambut dan disebut dengan Varah Satkaarah. Di pintu masuk aula ibu pengantin wanita menerima pengantin pria dengan menerapkan tilak (bubuk kumkum merah dan beras) untuk menandakan keberuntungan di dahi pengantin pria dan memberkatinya. Mempelai disambut dan diperlakukan seperti Mahawishnu seperti yang akan pengantin diperlakukan sebagai Laxmi (Maha Dewi). Imam dan orang tua pengantin wanita memimpin mempelai dan orangtuanya ke tahap di mana mereka diberi kursi sebelum dinikahkan.
Pengantin wanita kemudian masuk di mandap dikawal oleh paman dari pihak ibu setelah itu ia duduk ke sisi kanan mempelai pria.
Achamana dan Angasparsha
Semua upacara keagamaan Hindu mulai dengan dua perayaan, yaitu Achamana atau menghirup sedikit air dan Angasparsha atau anggota badan menyentuh seseorang dengan tangan kanan seseorang menggunakan dua jari tengah dengan sedikit air. Achaman adalah penyucian dan kondusif untuk sikap dan pikiran damai. Angasparsha dimaksudkan untuk berdoa demi mendapatkan kekuatan fisik dan kewaspadaan.
Upacara Madhuparka
Madhuparka adalah minuman bergizi yang terdiri dari madu dan ghee atau mentega. Upacara Madhuparka sebagai sarana menyambut tamu. Dalam upacara pernikahan, madhuparka dilakukan kepada orangtua mempelai wanita. Tindakan ini merupakan simbol dari rasa manis dan sukacita bahwa harapan pengantin pria akan menjadi bagian dari kehidupan dan pengantin baru bersama-sama.
Kanya Daan
Ini mungkin adalah bagian yang paling penting dan paling simbolis dari upacara pernikahan. ‘Kanya’ berarti anak perempuan dan ‘Daan’ berarti memberikan, maka dalam hal ini bagian dari upacara pernikahan orang tua pengantin wanita memberinya pergi dengan mempercayakan anak wanitanya diserahkan kepada mempelai pria. Imam terus melantunkan nyanyian ayat-ayat pernikahan dan pemberkatan dalam bahasa Sansekerta, untuk memberitahukan bahwa orangtua rela menyatakan keinginan dan persetujuan mereka, dengan meminta pengantin pria untuk menerima anak mereka sebagai istrinya.
loading...
Vivah-homa
Semua ritual khidmat dan upacara dimulai dengan kinerja Homa (upacara api suci atau yajna Havan) di antara para pengikut agama Veda. Idenya adalah untuk memulai semua usaha menguntungkan dalam suasana kemurnian dan spiritualitas. Suasana ini dibuat oleh pembakaran herbal harum dan ghee dengan pembacaan mantra atau ayat-ayat yang sesuai. The Achaman dan Angasparsha dilakukan untuk kedua kalinya, dengan pengantin wanita juga diikutsertakan.
Shilarohanam
‘Shila’ berarti batu. ‘Arohan’ berarti naik atau melangkah di atas. Ibu dari pengantin wanita membantu untuk melangkah ke batu dan nasihat untuk mempersiapkan diri untuk kehidupan baru. Sepasang suami-istri mungkin mengalami pasang surut, suka dan duka, sakit dan kesehatan. Terlepas dari kesulitan yang mereka hadapi mereka diperintahkan untuk tetap teguh dan setia kepada satu sama lain.
Laja Homa
Selama tahap upacara ini, persembahan yang dilakukan dihadapan api suci. Saudara laki-laki pengantin wanita menempatkan sajian biasanya berupa nasi goreng ke tangannya, setengah dari yang tergelincir ke tangan pengantin pria di bawah miliknya, yang kemudian tergelincir ke dalam api. Hal ini dilakukan tiga kali selama sementara pengantin wanita berdoa kepada Yama, Dewa kematian, untuk umur panjang, kebahagiaan dan kesejahteraan suaminya.
BACA SELANJUTNYA
loading...

Belum ada tanggapan untuk "RITUAL BUDAYA DAN TRADISI PERNIKAHAN SEBELUM MENIKAH Di INDIA"
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.